Berita & Informasi

Perkuat Transformasi Digital, Pascasarjana UINSSC Gelar Workshop Integrasi Kurikulum OBE dan Mata Kuliah Digital

Yogyakarta, 11 Februari 2026 – Dalam upaya merespons tantangan pendidikan era 5.0,Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyelenggarakan Rapat Kerja dan Workshop Revisi Kurikulum bertajuk "Pen...

Yogyakarta, 11 Februari 2026 – Dalam upaya merespons tantangan pendidikan era 5.0,Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyelenggarakan Rapat Kerja dan Workshop Revisi Kurikulum bertajuk "Peningkatan Kualitas Layanan Akademik Melalui Integrasi Pengembangan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dan Mata Kuliah Digital." Acara ini menghadirkan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. Anton Bawono, M.Ag., sebagai narasumber utama.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Royal Darmo, Malioboro ini bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum perguruan tinggi dengan standar kompetensi global, sekaligus memperkuat basis digital dalam layanan akademik.

Dalam paparan kuncinya, Prof. Dr. Anton Bawono, M.Ag. menekankan bahwa integrasi Outcome-Based Education (OBE) bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan pergeseran paradigma dari "apa yang diajarkan dosen" menjadi "apa yang mampu dilakukan mahasiswa".

"Kurikulum OBE menuntut kita untuk fokus pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang terukur. Ketika ini diintegrasikan dengan mata kuliah digital, kita tidak hanya mencetak lulusan yang paham teori, tetapi juga adaptif terhadap teknologi yang menjadi tulang punggung industri saat ini," ujar Prof. Anton di hadapan para peserta yang terdiri dari dosen dan tim pengembang kurikulum.

Acara ini semakin berbobot dengan sesi dialog interaktif bersama Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag. Sebagai tokoh akademisi yang lekat dengan pengembangan mutu pendidikan di Kaprodi S3 HKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Ahmad Yani menyoroti pentingnya aspek layanan akademik yang prima sebagai pendukung kurikulum.

"Revisi kurikulum adalah jantung dari peningkatan mutu, namun layanan akademik adalah urat nadinya. Integrasi mata kuliah digital harus dibarengi dengan kesiapan sistem dan SDM agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar (user experience) yang berkualitas dan memudahkan," tegas Dr. H. Ahmad Yani dalam sesi dialog.

Workshop ini menghasilkan beberapa rekomendasi strategis, termasuk Ketercapaian SGD's serta peningkatan Peforma Kurikulum. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transformasi institusi menjadi kampus berbasis siber yang unggul dan berdaya saing global.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk segera mengimplementasikan hasil revisi kurikulum ini pada semester mendatang.

Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas